Jumat, 13 Januari 2012
delapan pintu surga berdiri kokoh dihadapan
di ambang batas malam dan siang aku mendiam
barzakh berkisah aku lah diantaranya
qidmir menyalak apakah aku bukan penghuninya ?
burung-burung hud terbang rendah dilangit balqis
merona aroma tubuh mu yang kekal tak kan habis
kibarkan syuhada ingin ku syahid dan disana
berjalan tunduk yang ku toreh bukan lagi namanya
kemah-kemah jingga kaulah pemiliknya
barisan tulip yang memagari dan melati menghiasinya
lautan khamr mengalun indah bidara lah singgasananya
di altar firdaus ku rajut asa tak akan kau binasa
BURUNG-BURUNG HUD DI LANGIT BILQIS
delapan pintu surga berdiri kokoh dihadapan
di ambang batas malam dan siang aku mendiam
barzakh berkisah aku lah diantaranya
qidmir menyalak apakah aku bukan penghuninya ?
burung-burung hud terbang rendah dilangit balqis
merona aroma tubuh mu yang kekal tak kan habis
kibarkan syuhada ingin ku syahid dan disana
berjalan tunduk yang ku toreh bukan lagi namanya
kemah-kemah jingga kaulah pemiliknya
barisan tulip yang memagari dan melati menghiasinya
lautan khamr mengalun indah bidara lah singgasananya
di altar firdaus ku rajut asa tak akan kau binasa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







