Minggu, 04 September 2011

THEOROLOGY SADAR DIRI

oleh Sigit Prammono pada 17 Agustus 2011 jam 11:58



Keadaan ini benar, seharusnya aku tau diri jauh sebelum aku berani meminang putri raja sepertinya.
Buatku, pernah memilikinya adalah 1 keajaiban yang tak sengaja terjadi agar hidupku tak bercerita malang melulu. Dengan begitu, jalan hidupkumemiliki bagian menariknya juga meski dengan cara yang kebetulan.
Tapi untuknya, pernah dicintai buruk rupa sepertiku adalah hanya sebatas aib pelengkap kisah hidupnya saja.
Agar hidupnya terkesan memiliki masalah dan sempurna sebagai sebuah dongeng nyata. Cuma itu.
Benarkah TUHAN ??
Ya itulah bagian terakhir doaku malam mini.
Itu bukan ungkapan keputusasaanku.
Hanya bentuk penebusan dosa ku yang terkadang melupakan kenyataan siapa aku !
Ntah keberapa ratus kali ku harus memotivasi diri ni.
Kepercayaan diriku sangat tak bisa diam.
Tak jarang dia melmpat tinggi melampaui apa yang dimilikinya.
Dan lupa menginjak bumi, jika saatnya turun, dia hanya bisa meringis kesakitan karena terjatuh.
Buah dari ulahnya yang tak menyadari berapa kemampuannya.
Ntahlah, mungkin itu hanya sesuatu yang tinggi yang kumiliki.
Kenyataannya, aku memang tidak tinggi untuk ukuran pria yang dipuja wanita.
IQ ku juga tak terlalu tinggi, benar-benar malang…
Setelah ini pun ku harus mengikat kuat-kuat kepercayaan diriku ini.
Agar tak lagi keluar dan mendadak drastis melompat terlalu tinggi yang pada akhirnya sulit ku kendalikan.
Dan seperti biasa, perlu waktu untuk membantuku berdiri, dan berlari mengejar ketertinggalanku dari mereka dan dunia.

Leave a Reply

 
 

Labels