Minggu, 04 September 2011

SERSAN BINTANG LIMA * * * * *

oleh Sigit Prammono pada 09 Juli 2011 jam 15:55
 
Mbah oyo.begitu lah pria 50tahun itu dipanggil oleh cucunya.anak dari keponakannya.
ya,memang mbah oyo belum memiliki cucu dari anaknya sendiri.
pasukan bersenjata berpangkat sersan itu merupakan rambo-rambo indonesia yg turut meredam gejolak
di timor-timur dimasa jenderal bintang 5 soeharto dulu.
beliau adalah sisa-sisa nyawa yg turut menjaga keutuhan negeri ini.
tak sedikit teman seperjuangannya yg gugur dengan bangga.
dan bekas luka dikakinya itu bisa menggambarkan bagaimana suasana perang yg
tak kenal ampun pada saat itu.
itu lah sebabnya mengapa beliau seperti kebakaran jenggot ketika timor-timur "lari dari rumah" juga.
manusia 1/2 abad itu msih terlihat kekar untuk spesies seuisianya.
dengan kulit-kulitnya yg mengendor tapi asih terlihat rapi.
khasiat alami dri pernah menjadi petinju amatir kelas bulu saat remaja dulu.
sebagai PUJA KESUMA (PUTERA JWA KELAHIRAN SUMATERA),
mbah oyo bukan mahluk pemuja pangkat seperti bangsat penguasa.kumpulan abdi negara yg tunduk
pada rupiah yg tumbuh subur di tanah air ini.
menyesakkan kantong  pribadi dengan uang2 haram,kemudian kabur tanpa IZIN !!
bertolak belakang dengan janji2 kampanye yg menghipnotis nurani rakyat itu.
beliau memang bukan DEWA,tak juga sempurna sebagai hambaNYA.
mbah oyo juga memiliki yg mungkin bagi sebagian orang itu yg disebut sifat jelek.
tapi itu tak sedikitpun menutup dominasi sisi baik yg dimilikinya.
30tahun mengabidkan diri pada negara ini,tak terlalu banyak tanda jasa yg tersemat diseragamnya.
menurut beliau,symbolisasi seperti tidaklah terlalu penting.
yg terpenting,bgaimana kita bisa menjalankan peran sebagai umatNYA dengan baik sehingga berguna
untuk diri sendiri,keluarga,masyarakat,negara dan agama.
berbuat tanpa iming-iming,dan biarkan bintang2 penghargaan itu diberikan dalam bentuk kunci surga
pada akhirnya,AMIN.
sebagai barisan terdepan yg menjaga pertahanan dan kemananan merah putih,mungkin beliau hanya
berpangkat sersan.tapi sebagai kepala keluarga,mbah oyo lebih dari sesosok JENDERAL BINTANG 5
untuk anak isterinya.
tak pernah beristirahat mengenalkan keluarganya pada sesuatu yg dinamakan BAHAGIA.
jatuh bangun,hidup mati berperang melawan dunia agar masih tetap di izinkan bertahan hidup diduniaNYA ini.
dan pntang mati sebelum ajal !!
dengan tubuhnya yg makin termakan usia itu,mbah oyo hanya memikirkan nafasnya bila anak isterinya
sudah terbahagiakan.
mungkin tak banyak yg sudah beliau berikan untuk negara ini.
tapi sudah terlalu sempurna apa yg telah ia perjuangkan untuk keluarganya.
DAN AKU,BANGGA SEBAGAI KETURUNANNYA.
HORMAT KU UNTUKMU SERSAN BINTANG 5 !!
:)

Leave a Reply

 
 

Labels